"Selamat Datang di Website SD Plus Hang Tuah 1 Jakarta"

Kapal Selam Indonesia Penuh Misteri?

Kapal Selam Indonesia adalah topik bahasan yang selalu hangat dibicarakan di kalangan militer fansboys online beberapa tahun belakangan. Banyak yang percaya bahwa Kapal selam Indonesia penuh misteri, baik berupa jumlah kapal selam Indonesia maupun jenis kapal selam Indonesia. Tapi benarkah kapal selam Indonesia penuh misteri?

Salah satu hal gaib yang sering dipercayai oleh sebagian kalangan militer fansboys adalah bahwa jumlah kapal selam Indonesia saat ini sebenarnya bukan hanya 2 unit saja, tapi lebih dari jumlah resmi tersebut. Argumen yang mereka bangun adalah bahwa pasti ada rahasia mengenai jumlah kapal selam Indonesia yang sebenarnya. Hal gaib lainnya yang sering dipercayai sebagian militer fansboys adalah bahwa Kapal selam Indonesia sudah dilengkapi dengan kapal selam Kilo dari Rusia, hanya saja keberadaannya dirahasiakan. 

Penulis sering sekali menjumpai komentar persis hal diatas di dunia maya baik di Facebook maupun di beberapa blog militer Indonesia yang penulis baca. Kadang penulis terseyum geli sendiri membacanya. Tersenyum geli karena ternyata di jaman modern seperti sekarang ini masih ada yang percaya bahwa alutsista sebesar kapal selam bisa disembunyikan dan tanpa diketahui pihak manapun. Makin tersenyum geli karena mereka percaya tidak ada yang mengetahui itu selain mereka sendiri dan orang-orang penting lainnya. 

Fakta Tentang Kapal Selam Indonesia Saat ini


Saat ini, jumlah kapal selam Indonesia hanya 2 unit saja, tidak lebih dan tidak kurang. Kedua unit kapal selam Indonesia ini adalah jenis U-209 berbobot 1300 ton buatan Jerman yang dibeli sekitar tahun 1977 dan mulai digunakan Angkatan Laut Indonesia sejak tahun 1981. Kedua unit kapal selam Indonesia dari jenis ini adalah KRI Cakra (401) KRI Nanggala (402).
Kapal Selam U-209 401 Cakra Milik Indonesia.
Source : defenceindustrydaily.com
Kedua unit Kapal Selam Indonesia ini sudah pernah mengalami mondernisasi sehingga kemampuan kapal selam Indonesia ini sudah lebih baik dibandingkan dengan saat pertama digunakan. Memang kapal selam Indonesia ini belum termasuk kapal selam tercanggih dikawasan, namun modernisasi yang sudah dilakukan telah membuat kapal selam Indonesia ini cukup bisa mengimbangi kemampuan kapal selam tetangga.

Kapal Selam Indonesia pertama yang dimodernisasi adalah KRI Cakra (401) pada tahun 2004 di Korea Selatan. Proses modernisasi berlangsung sekitar 18 bulan dan pada akhir 2005 kapal selam KRI Cakra (401) ini pun kembali ke Indonesia dengan mengusung teknologi yang lebih baru. Beberapa tahun setelah itu, giliran kapal selam Indonesia kedua yaitu KRI Nanggala (402) yang di upgrade tepatnya tahun 2010 di Korea Selatan. Dan pada awal tahun 2012 lalu, setelah menjalani proses upgrade selama kurang lebih 2 tahun, KRI Nanggala (402) kembali ke tanah air untuk menemani KRI Cakra (401) menjaga laut Indonesia.
Ada kejadian lucu ketika KRI Nanggala (402) selesai modernisasi dan pulang dari Korea ke Indonesia dengan melintasi perairan Filipina. Ketika berada di perairan Filipina, Kapal Selam Indonesia KRI Nanggala (402) ini difoto masyarakat Filipina dan fotonya beredar di forum militer Filipina. Banyak militer fansboys Filipina yang menyakini bahwa foto KRI Nanggala (402) itu adalah Kapal Selam milik Filipina yang selama ini dirahasiakan. Lucu memang, sama lucunya dengan masih banyak militer fansboys di Indonesia yang meyakini jumlah kapal selam Indonesia yang aktif lebih dari 2 unit saat ini.

Fakta Penambahan Kapal Selam Indonesia

Menyadari jumlah kapal selam Indonesia yang hanya 2 unit saja yang tentu saja kurang untuk mengawasi lautan Indonesia yang luas, pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk menambah jumlah kapal selam Indonesia. Langkahnya adalah dengan membuka tender pengadaan kapal selam Indonesia pada tahun 2009, dimana ada tiga pesertanya yaitu Rusia yang menawarkan 2 unit Kapal Selam Kilo Project 636, Korea Selatan dengan tawaran 3 unit Kapal Selam Improved Changbogo dan Jerman-Turki dengan 2 Kapal Selam U-209 baru.

Dari 3 kandidat ini, akhirnya dipilih dua kandidat yang terus bersaing, dimana akhirnya Jerman-Turki tersingkir dengan menyisakan hanya 2 kandidat lagi, yaitu Korea Selatan (Improved Changbogo) dan Rusia (Kilo 636). Ketika itu, Rusia tampaknya lebih diunggulkan karena Kapal Selam Kilo digadang-gadang adalah impian Indonesia dan Rusia pun memberikan fasilitas kredit export sebesar $1 Miliar untuk pembelian Kapal Selam Kilo ini. Namun Korea disisi lain juga tidak mau kalah, dimana mereka yang pada awalnya hanya menawarkan 2 unit Kapal Selam Improved Changbogo, belakangan menawarkan 3 unit Kapal Selam sejenis dimana dua unit akan dibuat di Korea dan 1 unit dibuat di Indonesia.

Pertarungan tawaran Rusia dan Korea Selatan ini, akhirnya dimenangkan oleh Korea Selatan, sehingga Kapal selam Kilo beserta tawaran kredit export untuk kapal selam Kilo ini tidak jadi diambil Indonesia dan lebih memilih 3 unit Kapal Selam Improved Changbogo dari Korea Selatan. Kapal selam Improved Changbogo sendiri adalah “saudara” Kapal Selam U-209 1300 yang sudah dimiliki Indonesia. Tetapi Improved Changbogo adalah Kapal Selam varian U-209 1400 yang memiliki teknologi terbaru. Belakangan naman kapal selam ini disebut dengan DSME-209.
Kapal Selam Chang Bogo Class Milik Korea Selatan
Kapal Selam Chang Bogo Class Milik Korea Selatan. Source : Wikipedia.org
Ketiga kapal Selam Indonesia yang dipesan dari Korea Selatan ini sudah dalam proses pembuatan dimana 2 unit dikerjakan di Korea Selatan dan 1 unit akan dikerjakan di PT PAL Indonesia. Kapal Selam DSME-209 pertama Indonesia akan tiba pada tahun 2016 ini dan sisanya akan tiba semuanya pada tahun 2018 nanti. Sehingga pada tahun 2018 nanti, jumlah kapal selam Indonesia menjadi 5 unit yang terdiri dari 2 unit U-209/1300 dan 3 unit DSME-209. Jumlah ini tentunya akan menambah kekuatan militer Indonesia dikawasan.

Selain penambahan 3 unit kapal Selam DSME-209 dari Korea Selatan ini, sempat muncul rumor bahwa Rusia kembali menawarkan kapal Selam Kilo kepada Indonesia. Kali ini kapal selam kilo yang ditawarkan Rusia dalam bentuk hibah ini adalah Kapal Selam Kilo project 877 bekas. Jumlah pasti berapa unit kapal selam kilo 877 bekas yang ditawarkan Rusia, tidak pasti, namun beberapa sumber menyebut ada 10 unit kapal selam kilo 877 bekas yang ditawarkan Rusia ke Indonesia.

Namun sebelum memutuskan menerima atau menolak tawaran hibah kapal selam kilo 877 bekas ini, pemerintah Indonesia mengutus beberapa orang pejabatnya untuk melihat langsung kondisi kapal selam kilo bekas tersebut. Namun dari pengamatan tim yang dikirim, kapal selam kilo bekas yang ditawarkan Rusia tersebut kondisinya cukup mengenaskan dan kurang layak dioperasikan. Agar bisa dioperasikan kembali, harus di upgrade yang membutuhkan dana yang banyak. Menyadari kondisi kapal selam bekas tersebut, akhirnya pemerintah Indonesia memutuskan menolak tawaran hibah kapal selam kilo bekas Rusia tersebut.

Rumor Jumlah Kapal Selam Indonesia Kembali akan ditambah

Meski jumlah kapal selam Indonesia pada tahun 2018 nanti sudah menjadi 5 unit, pemerintah Indonesia terus berupaya menambah jumlah kapal selam Indonesia. Hal ini didasari kajian bahwa lautan Indonesia yang luas harus dijaga dengan setidaknya 12 unit kapal selam Indonesia. Menyadari itu, beberapa waktu lalu Pejabat tinggi TNI AL sudah menyebutkan bahwa pemerintah kembali akan menambah jumlah kapal selam Indonesia dengan membuka kembali tender pengadaan kapal selam baru untuk Indonesia.

Diharapakan tender ini akan dibuka dan diselesaikan kontraknya pada rentang tahun 2015-2019 ini dan diharapkan kapal selam tersebut sudah bisa tiba dan beroperasi di angkatan Laut Indonesia pada tahun 2020 mendatang. Sehingga pada tahun 2020 tersebut, jumlah kapal selam Indonesia menjadi 7 unit yang terdiri dari 2 unit U-209/1300, 3 unit DSME-209 dan 2 kapal selam baru.

Prediksi penulis, tender kapal selam kali ini akan diikuti oleh Jerman dengan tawaran kapal Selam U-214, Korea Selatan dengan DSM-209 dan Rusia dengan Kilo 636. Namun bisa saja negara lain seperti Prancis dengan Scorpane-nya pun meramaikan tender ini nantinya. Namun sebelum tender ini di umumkan, kita belum bisa menebak labih jauh. Kita tunggu saja pengumuman pemerintah selanjutnya untuk penambahan jumlah kapal selam Indonesia ini.

Kesimpulan : Benarkah Kapal Selam Indonesia penuh Misteri?

Lalu jika informasi sudah terang benderang seperti ini, apakah kapal selam Indonesia penuh misteri? Untuk menjawab ini, mari kita belajar dari sebuah film “Kung Fu Panda” yang cukup terkenal dan sudah diputar dibanyak bioskop beberapa tahun lalu. Dalam film tersebut, ayah panda yang seorang Koki dipercaya memiliki resep Rahasia yang tidak pernah diberitahukannya kepada siapapun termasuk Panda, anaknya sendiri. Di akhir cerita, Panda akhirnya menyadari bahwa resep rahasia sang ayah selama ini adalah Tidak ada Resep rahasia.

SD Plus Hang Tuah 1 Jakarta
Jl. Gorontalo III /24 Sungai Bambu Tanjung Priok - Jakarta 14330 INDONESIA
Telp : 021.4371028 / 021.4360514 Fax : 021.4371028
e-Mail : sdplusht1@yahoo.co.id